Jumlah tamu yang menginap di hotel dan tempat penginapan di Aceh turun drastis akibat wabah virus Corona. Jumlah wisatawan yang melancong ke Tanah Rencong anjlok.

baca juga : Era Revolusi Industri 4.0 dan peran Farmasi

“Tamu turun. Ini cukup terasa. Tamu turun karena pesawat kosong karena orang nginap di hotel rata-rata orang turun dari pesawat,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Aceh, Yusri, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2020).

Menurutnya, meski Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan masyarakat tidak perlu panik, namun jumlah warga yang bepergian tetap menurun. Selain penumpang pesawat, jumlah penumpang bus juga mengalami penurunan.

baca juga : oleh oleh khas Aceh

2 WNI Positif Corona, IDI Aceh Imbau Dokter-Paramedis Siaga di Lokasi Wisata

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh meminta dokter di Tanah Rencong untuk siap jika ada warga terkena virus corona. Imbauan tersebut dikeluarkan menyusul adanya dua warga negara Indonesia (WNI) positif terjangkit Covid-19.

baca juga : Jasa Pembuatan Website Aceh

Menurut Safrizal, para dokter diminta untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Sosialisasi penting digelar untuk mengajak warga menerapkan gaya hidup sehat sehingga nanti dapat mengantisipasi terjangkitnya virus corona.

Selain itu, Safrizal juga mengimbau kepada dokter di perbatasan dan daerah wisata untuk bekerja ekstra. Hal itu karena daerah tersebut rawan didatangi pengunjung dengan kondisi Covid-19 positif.

baca juga : Paket Wisata termurah di Aceh

“Itu menjadi concern kita juga karena mereka memang sangat rawan dimasuki oleh pendatang dengan kondisi Covid-19 positif, sehingga kerja ekstra dari mereka untuk melakukan pengawasan dan kemudian pelaporan,” jelas Safrizal.

“Kalau perlu tidak hanya melibatkan dokter tapi juga para medis kita minta untuk siaga,” imbuhnya.

baca juga : bisnis kopi gayo terbaik, termurah, terpercaya

Imbas Virus Corona, Sabang Marine Festival 2020 Ditunda!

Event Sabang Marine Festival (SMF) 2020 yang rencananya bakal digelar pertengahan Maret mendatang diputuskan bakal ditunda. Panitia sudah menyampaikan kabar penundaan tersebut ke peserta dari sejumlah negara.

“SMF 2020 ditunda hingga selesai West Sumatra Rally diperkirakan pada bulan September, dan nanti akan diumumkan kembali,” kata Deputi Komersial dan Investasi BPKS, Agus Salim saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (6/3/2020).

baca juga : memulai bisnis kopi luwak

Kegiatan SMF 2020 digelar oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) di Sabang dan rencananya akan berlangsung pada 15-19 Maret mendatang. Ada sejumlah agenda yang dibuat di antaranya yaitu yacht parade, Sabang and Banda Aceh City Tour, Captain Dinner dan lainnya.

baca juga : pusat wallpaper & desain interior di Aceh

Para peserta SMF berasal dari sejumlah negara seperti Inggris, Australia, Prancis, Belanda dan sejumlah negara lain. Keputusan penundaan event tahunan tersebut diambil setelah BPKS menggelar rapat dengan Pemko Sabang dan unsur Forkopimda.

baca juga : solusi tepat dengan bimbel aceh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here